Selasa, 12 April 2016

Dua Puluh Tiga


Kamu mengucap selamat saat tengah malam tepat.
Diawali permintaan maaf bahwa kamu tak bisa menyusun kata seperti aku.

Seandainya kamu tahu, aku sungguh hilang percaya pada laki-laki yang mahir menulis cerita. Penyair terlalu berbahaya, di lidahnya bisa tergantung dusta. Pada tangan-tangannya banyak remah remuk hati perempuan.

Sayang, kamu tak perlu menyusun kata terlalu banyak. Kamu sudah dan akan selalu menghujani aku dengan cinta tiap kali kamu mendekap. Kamu sudah dan akan selalu jadi tempat pulang dan mengeluh pertama kali kalau aku dihantam ketidakadilan dunia.

Tahun ini, kuhilangkan ekspektasi memelukmu semalaman.

Memang benar adanya, menghilangkan ekspektasi adalah hal yang paling benar dilakukan demi memangkas sakit hati.



..juga melipatgandakan kebahagiaan :)

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting