Rabu, 12 Agustus 2015

Million Stars


Aku janji ini yang terakhir. Aku akan berusaha. Membiarkan pikiran-pikiran tentangmu berkeliaran hanya membuat segala yang kupunya seperti remuk. Duniaku kehilangan warna, semua senang yang kamu bagi menciut dan meledak--menghisap bahagia yang kupunya bahkan sebelum bertemu denganmu.

Aku pernah bertanya-tanya seperti apa rasanya bercinta di bawah jutaan bintang.

Kamu menggeleng, mengangkat bahu. "Entahlah, mau dicoba?"

Seperti biasanya saat kamu melucu, aku terkikik geli. Ada kupu-kupu mengepak pelan dalam perutku, ada sensasi hangat menyebar ke seluruh bagian tubuhku. Kamu memandang keheranan, memanjakan mataku yang suka ekspresi itu.

"Aku serius." ujarmu.

Tawaku tertahan. "Iya, kita akan mencobanya. Di bawah jutaan bintang."

...

Harusnya kita bercinta di bawah jutaan bintang, bukan? Kenapa langitku kelam, sekarang?

2 comments:

Anonim mengatakan...

Produktif yaa bulan Agustus, setelah Juli hanya 1 postingan. Luv your writings. Keep me coming. Mire

Aulia Fairuz Kuntjoro mengatakan...

@Anon: Makasiiiiiih. Iya nih non. Bulan Agustus lagi banyak sumbu nyala(?). Keep you coming? Istighfar, non. #eh

 

Template by Best Web Hosting