Kamis, 14 Mei 2015

Pasar Raya

Saat kamu mengajakku menelusuri Pasar Raya langkah demi langkah, aku sudah tahu. Suatu hari nanti, saat aku berjalan sendiri, rekam kenangmu akan tersebar di banyak sudut. Seperti pada senyum penjaja makanan tradisional yang lebih manis dari kue hangat yang dijualnya di loyang aneka rupa, pada bulir es krim yang meleleh cepat di langit-langit mulutku, atau pada atap raksasa yang menahan terik siang.

Aku tahu, kamu akan sulit dilupakan.

Mungkin bukan barena kamu adalah yang paling segala. Namun karena pengalaman yang kamu bagi sedikit demi sedikit namun tak pernah terlalu lama berjeda.

Mungkin bukan karena hadiah yang kamu beri. Namun karena kepedulian yang kamu tunjukkan tak cuma lewat bualan kosong.

Demi keramaian Pasar Raya, kurasa aku jatuh cinta.

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting