Minggu, 05 April 2015

Al dan cermin


Al benci sekali cermin dan tak butuh waktu lama bagi Titan untuk mengetahuinya. Tiap kali berjalan di depan tembok dengan cermin besar, Al akan menoleh ke arah lain. Begitupun saat menyikat gigi, Al akan menyikat gigi membelakangi cermin kamar mandi flatnya. Di dalam lift yang seluruh sisinya dilapisi cermin sebagai ilusi ruang, Al akan menunduk.

Entah apa yang ditakutkan Al sampai menghindari cermin sebisa mungkin. Oh, kecuali pagi hari saat harus berdandan. Al akan menggeser kursi di depan meja rias dan berdandan sambil berdiri, seperti ingin secepatnya pergi.

Ini menggelitik rasa ingin tahu Titan. Suatu malam saat perempuannya itu melakukan ritual sebelum tidur, Titan menerobos ke kamar mandi. Di situlah dia, Al-nya yang tak ingin ditinggalkannya lama-lama. Dipegangnya kuat pundak Al, dengan sedikit daya diubahnya arah berdiri Al. Menghadap cermin.

Al menoleh ke arah lain begitu sadar ada pantulan dirinya di depan cermin.

"Kenapa sih, Al?" tanyanya dengan nada peduli. "You look fine, Al."

Al berbalik, merangkul leher Titan yang lebih tinggi. "Tidur yuk," ajaknya tanpa penjelasan yang memuaskan pertanyaan Titan. "Aku ngantuk,"

Bohong. Ini baru pukul 9 malam, Al tidak mungkin mengantuk sebelum tengah malam. "Al, you know you are beautiful right?"

Pegangan tangan Titan yang mengendur membuat Al mudah melepaskan diri. Ditinggalkannya Titan sendirian dengan rasa bersalah yang menggantung.

"Al, are you okay?" bisik Titan usai menyusup ke bawah selimut. Biasanya Al akan menyetel televisi atau membaca di bawah pencahayaan lampu tidur. Al tak mampu dibekap sunyi lama-lama saat sendirian, saat berdua dengan Titan maka ocehannya akan meluncur tanpa henti. Al yang diam begini malah membuat Titan was-was.

Al diam, Titan merasa suhu ruangan menjadi lebih rendah dari biasanya. Ditariknya selimut Al sampai menutup bahu. "Al, tolong jangan diam saja."

"I am fine, Tan." jawab Al datar.

Bohong lagi. Al tak pernah baik-baik saja saat diam begini.

...

Titan, you called me beautiful so many times, I'm almost convinced that I really am.

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting