Kamis, 02 April 2015

Tips sakit hati


DISCLAIMER: Jangan baca kecuali siap sakit hati.
Membaca post ini nggak akan membuat kamu merasa lebih baik.

...

Kamu pernah nggak berpikir waktu sedang dipeluk, "Sebelum aku, ada berapa perempuan ya yang pernah pasrah di pelukannya?"

Udah mulai kerasa cekit-cekitnya? Belom? Oke!

Mama saya hidup di zaman dimana orang berpacaran cuma sedikit kali sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah. Mama saya malah menikah dengan pacar pertamanya, Papa saya. Menurut cerita Mama saya, dulu pacaran dilakukan dengan 'santun' alias nggak bisa diumbar sana-sini seperti sekarang. Alasannya? Takut terlanjur malu kalau putus.

Generasi saya punya gaya lain lagi soal pacaran. Sebagai millenials yang dikenal percaya diri, narsis, dan penuh toleransi, aktivitas yang dilakukan selama berpacaran bertebaran dimana-mana. Gandeng pacar ke undangan pernikahan, foto peluk dan cium, sampai ungkapan cinta dipandang sebagai sesuatu yang biasa saja. Well, istimewa cuma buat yang mengalami sih, kayaknya. Millenials juga punya toleransi yang besar untuk kejadian 'Oh si itu udah bukan pacarnya si anu, trus ternyata pacaran si ini.'

Oke, udahan sok tau soal millenials.

Seiring dengan berkembangnya zaman, sarana orang untuk menyakiti diri sendiri makin bertambah. Salah satunya, media sosial. Saya yang prefer untuk melakukan stalking reguler di twitter sering memanfaatkan bar pencarian yang menurut saya kece fungsinya.

Nggak percaya?
Coba ketik akun pacar kamu yang sekarang trus ketik akun mantannya

Jeng-jeeeeng! Segala masa lalu langsung muncul, siap discroll.

Buat kamu yang males scrolling karena kebanyakan, tulis aja hal yang lebih spesifik.
Misal: akun pacar kamu, aku mantannya, sayang (atau kata-kata sejenis)

Jeng-jeeeeng! Makin pedes deh hasil pencariannya.

Buat kamu yang melakukan ini, jangan dijadikan bahan untuk berantem sama pacar ya. Kamu nggak asik banget kalau sampai melakukan itu. Mempermasalahkan masa lalu adalah hal paling nggak asik yang bisa dilakuin pas pacaran

Trus ini lo lagi ngapain, Ul?
Lagi bagi-bagi cara sakit hati dalam waktu singkat. HEHEHE.

Buat kamu yang kepedesan, saya mau kasi tips deh.
Biasanya sih saya merasionalisasi dengan, "Dia yang saya sayangi sekarang adalah dia yang berkembang dan belajar dari masa lalunya." (termasuk buku-buku yang dia baca, tempat-tempat yang dia kunjungi, mantan-mantannya, tempat-tempat yang dia kunjungi bareng mantan, buku-buku yang dia baca bareng mantan.)

#ditimpuk

Udah ah, saya mau tidur.

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting