Minggu, 26 April 2015

Tinder(an)! 7 things you will find in Tinder

 Yello! Saya baru saja cek moderasi komentar di blog ini. Lalu ada pembaca yang mengingatkan saya kalau di post tentang Tinder sebelumnya, saya menulis bahwa saya akan share lagi soal kelucuan ber-Tinder.

Berhubung beberapa hari lalu saya kembali main Tinder, saya akan menuliskan temuan saya di Tinder yang belum saya mengerti sampai sekarang. Saya sendiri heran dan bingung, jadi kalau kamu punya jawabannya bisa mention saya di @auliafairuz ya. #PromosiTwitterTerselubung

Kembali lagi soal Tinder. FYI, Tinder sekarang punya versi PRO yang bisa kamu subscribe. Subscribe ya, bukan beli--artinya kamu harus perpanjang tiap bulan. Kelebihan versi PRO Tinder adalah, kamu bisa melakukan semacam undo atau rewind waktu swiping potential match. Selain itu kamu bisa pilih lokasi swipe kamu, meskipun kamu ada di Jakarta, kamu bisa 'seolah-olah' berada di Bandung supaya bisa dapet potential match garareulis.

Salah satu temuan saya adalah adanya klasifikasi foto cowok (karena saya cewek, jadi saya cari potential match cowok) yang dipajang di Tinder. Saya akan menuliskan beberapa yang seriiiiiiiiiiiiing banget saya temui. Kalau kamu punya tambahan, sila tulis di kolom komentar ya.

1. "Yo wassup, I am smokin and drinkin."
Entah kenapa foto cowok yang dipajang di Tinder sering menjadikan bir (baik di gelas maupun botol) sebagai latar, belum ditambah dengan pose merokok.

Udah deh, seringnya cowok foto dengan gaya begini mungkin mirip dengan seringnya cewek foto di kamar mandi mall. Nggak jarang si empunya foto memamerkan asap rokok, mirip sama efek konser gitu, punya cita-cita terpendam jadi anak band mungkin (?).

2. Don't judge my Tinder by its picture
Kamu fotografer? Foto kamera kamu. Kamu chef? Foto dapur dengan perlengkapan masak yang wah. Kamu dokter? Foto stetoskop kamu. Kamu mahasiswa tingkat akhir? Foto skrip.. ah udahlah.

Tinder yang jelas menggunakan akun facebook dan otomatis menjadikan foto profil Facebook demi mengurangi tingkat kebohongan pengguna masih aja kecolongan. Ada orang-orang yang mengira foto-foto barang bikin mereka keren (?) atau malah memiliki nilai untuk nggak memberikan judgement hanya dari tampilan.

Me? Haloooo. It is Tinder, dude.

3. Identical Selfie.
Berkebalikan dengan pengguna sebelumnya, pengguna Tinder yang memajang foto selfie juga nggak kalah banyak. It's not wrong! Tapi kalau semua fotonya selfie dengan gaya yang sama dan cuma beda background? Meh.

4. Let's go travel with me.
Sebagian pengguna punya gaya lain lagi untuk merepresentasikan diri lewat foto. Travelling pictures termasuk yang sering ditemui. Mulai dari naik gunung, menyelam, di depan Merlion (ini sering banget!), di depan Menara Eiffel, ya pokoknya di segala tempat jalan-jalan.

Buat kamu yang suka sama cowok petualang, swipe kanan aja. Kalau saya pribadi, foto travelling sih nggak mengganggu asal nggak semua foto difoto dari jarak jauh sampai orang yang dimaksud nggak terlihat atau (parahnya) memasang pose hadap belakang. Doh.


5. Which one is me? Guess!
This is what I hate the most. Foto rombongan untuk profil Tinder. Tinder itu dating app, kecuali kamu mau potential match kamu salah mikir kamu yang mana, mendingan buruan deh ubah jadi foto sendiri. Atau jangan-jangan, pengguna dengan foto rombongan gini memang mengincar pasangan yang suka memecahkan misteri?

6. *no pic *hoax
Dari semua pengguna yang pasang foto absurd, ini lebih parah. Nggak pasang foto sama sekali. Oke. Nggak tau mau komentar apa.

7. It's a match, but..
Anggaplah foto kamu kece, bio kamu juga menarik, sehingga banyak cowok/cewek yang swipe right dan kamu pun match sama banyak orang. Selesai?

Nggak. Permasalahan lain yang akan muncul adalah pengguna yang match doang sama kamu. ZLAM! Kalau kamu mau memulai pembicaraan atau menunggu sampai bosan sih terserah aja. Saya biasanya akan menyapa dan menunggu, kalau terlalu lama.. unmatch. Beres.

3 comments:

hanif mengatakan...

Tulisannya bagus mbak!
Masih jarang orang endonesa bahas ginian, banyaknya yg sanggris aka bahasa imggris
oia mbak pengen request kelanjutannya domz
Jadi tipe tipe chatnya cowok kek gimana, trus yg paling baik kek gmn sampe mbake mau diajak kopi darat (this what i look for wkwwk)
Ditunggu ya...

Aulia Fairuz Kuntjoro mengatakan...

@Hanif: Terima kasih, Mas Hanif. Maaf sekali kalau tipe chat saya nggak mengamati karena memang jarang akhirnya chat intens dengan kenalan di Tinder. Saya juga belum mencoba untuk kopi darat, hihi. Thank you for reading :)

uthie mengatakan...

pernah melakukan riset yg sama (yaampun saya sungguh selow), bikin draft di blog, sayangnya urung dipublish. :))

mau nambahin:
8. pose dengan sunglasses. ga tau kenapa, saya nemu BANYAK BANGET profil picture yg begini di tinder. :)))
9. pose bareng motor gede dan mobil.
10. pose topless lagi di kolam renang/pantai.

halo, salam kenal.

 

Template by Best Web Hosting