Jumat, 23 Januari 2015

Semesta Menjadi Saksi


Semesta menjadi saksi, tentang sepasang lelaki dan perempuan yang ingin bersama namun tak bisa. Tentang doa yang dirapal sang perempuan kuat-kuat walau dengan suara lirih. Dimintanya takdir berubah, pada Tuhan manapun dia kan menghamba. Toh selama ini tak pernah dipusingkannya soal Tuhan mana yang benar ada. Terus dikirimnya doa, tak henti-henti sampai pagi.

Semesta menjadi saksi, bagaimana keduanya menikmati ledak-ledak kecil tiap kali bertemu. Sensasi aneh dalam perut yang kata orang jelmaan kupu-kupu. Mereka tak peduli. Sang perempuan tersenyum sambil menghitung hari kapan semua ilusinya diruntuhkan waktu.

Semesta menjadi saksi, bagaimana sakit tertoreh pelan-pelan tiap sang perempuan dihadapkan kenyataan. Sudah diputuskannya untuk berhenti menangis walaupun tetap saja ngilu menjalar sampai sum-sum tulang. Ini pilihannya, dia tak akan menyerah begitu saja.

Pertanyaan besarnya, apa yang sebenarnya sedang ia perjuangkan?
Tak pernah ada masa depan.

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting