Minggu, 07 September 2014

re-night

source: http://imgfave.com/view/4097018
"Morning, beautiful."

Aku membuka mata yang rasanya berat, kamu seperti biasa berbaik hati tidak membuka tirai kamar sebelum aku siap untuk bangun sepenuhnya. Tepat di depanku, kamu menyambut dengan senyum. "Lagi?" tanyaku memastikan, lekas kamu jawab dengan anggukan.

Kamu punya kebiasaan aneh, kalau kamu terbangun lebih dulu (dimana hampir setiap hari begitu) kamu akan berbaring diam mengamati aku. Iya, aku yang masih tertidur. Padahal kamu bisa saja menuntutku bangun untuk membuat sarapan, seperti yang dilakukan laki-laki kebanyakan atau membangunkan aku untuk menyeduh secangkir kopi hitam tanpa gula yang jadi penanda pagimu.

"Mau sarapan apa?" tanyamu, mendekat dan meremas telapak tanganku kemudian mengecupnya lembut. Memberikan sensasi kejutan listik kecil yang menjalar ke seluruh tubuh. "Aku beli keluar ya?"

Tidak. Aku tak ingin melewatkan barang sebentar pun pagiku tanpamu. Sebelum kamu beranjak, aku beringsut mendekat dan mendaratkan kecupan kecil di pipi. Kamu tau apa artinya.

Aku ingin mengulang malam kita.

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting