Sabtu, 16 Agustus 2014

Mereka-mereka

Bagi mereka yang kuat, mereka tak kenal takut menyimpan luka dari masa lalu.
Walaupun tajamnya menggores-gores dalam tiap jalannya langkah. Lihat saja, tubuhnya penuh bekas luka yang telah sembuh. Mereka percaya sesuatu yang tak membunuh akan menguatkan. Mereka percaya semesta tak meninggalkan mereka sendirian.

Bagi mereka yang bingung, mereka bukannya ingin menyimpan luka lama.
Mereka hanya tak tau bagaimana bisa mengusir luka lama pergi. Tajamnya menyakiti, mereka tak jarang menangis sendiri. Mereka yang bingung akan tertawa canggung di tengah ramai, namun sembab matanya tak berdusta. Langkahnya perlahan karena menghayati sakit yang dibawa. Hatinya ragu apa mau dibuat, seringnya jatuh ke lubang yang sama.

Bagi mereka yang takut, dibalutnya luka lama dan disimpan entah dimana.
Mereka berlari kencang-kencang sambil menutup mata usai menyimpan lukanya, berharap akan lupa. Sebagian berhasil, sebagian malah dihantui kenangan yang memakan jiwa pelan-pelan. Lupa jadi senjata, menghindar jadi siklus yang selalu dilakukan semata demi melindungi diri sendiri. Mereka yang takut akan menutup hati rapat, tak peduli siapa mengetuk.

Hai para penakut, tenang saja, kamu tak sendirian.

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting