Senin, 21 Juli 2014

Lessons from Indramayu

Heyho, Aulia is back from KKN journey!!
:))

Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya di post ini tentang bagaimana keadaan tempat KKN saya, post kali ini akan membahas hal-hal yang membuat saya makin bersyukur dengan keadaan default hidup saya. Hehehe.
Mall!
1. Mall!
Foto di atas diambil di alun-alun kota Indramayu, maklum tak ada mall jadi kami sekelompok main ke alun-alun kota. FYI, I am not a big fans of mall. Tiap kali ada saudara jauh (maksudnya yang tinggalnya di daerah yang jauh) yang datang dan mengajak saya untuk menghabiskan berjam-jam di kandang raksasa ber-AC saya lebih memilih untuk duduk diam saja di rumah dan menulis. Tapi setelah 29 hari hidup tanpa mall, saya pasti akan lebih memaknai perasaan mereka yang selalu minta diantar ke mall untuk jalan-jalan. 

Mobil bak terbuka
2. Mobil bak terbuka
Saya sering sekali protes kalau asisten rumah tangga saya bercerita beliau dan tetangga-tetangganya menyewa mobil bak terbuka untuk pergi ke suatu acara. Duh! Mobil bak terbuka itu untuk barang, bahaya, nggak didesain untuk mengangkut manusia, dll. Tuhan memang paling suka bercanda, di Indramayu saya berkali-kali naik mobil bak terbuka ke pasar yang jaraknya sekitar 10 KM dari rumah kontrakan kami karena angkutan umum sangat jarang lewat. Kecepatannya? Jangan ditanya, supirnya seperti lupa kalau yang diangkutnya ini bukan sayuran. Jadilah saya berpegang erat erat pada sisi-sisi mobilnya agar tak terjatuh. Asisten rumah tangga saya memang strong!


Lebih dari setengah jam berdiri menunggu angkutan umum
3. Ngetemnya angkutan umum
Saya dari lahir memang udah nggak sabaran, makanya saya paling sebal kalau harus menunggu angkutan umum memenuhi kursinya dengan penumpang. Lalu saya harus tinggal di daerah yang untuk menunggu angkutan umum saja minimal saya harus berdiri setengah jam di pinggir jalan. Hahaha. Seru? Seru banget!

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting