Kamis, 30 Januari 2014

Kerja seumur hidup

Suatu malam, waktu gue dan adik bungsu gue lagi duduk bareng sambil menemani Jecky (kucing kami) main lompat sana-sini, Papa datang dan menngingatkan kami berdua bahwa sekarang sudah waktunya untuk tidur karena besok pagi (seperti pagi-pagi lainnya) kami harus berangkat pagi.

Pagi yang dimaksud adalah 5.30 WIB.

Kami sekeluarga yang berangkat bersama (minus adik besar yang memang membawa kendaraan sendiri ke kampus) memang harus berangkat pagi karena jarak rumah yang cukup jauh dengan sekolah adik kecil, sekolah tempat gue magang, dan kantor mama-papa.

Setelah Papa pergi masuk ke kamar beliau, adik kecil mengutarakan sebuah pertanyaan.
"Mbak, apa seumur hidup gue--gue bakal berangkat jam setengah enam, sekolah, bimbel, pulang magrib, trus nyampe rumah makan dan tidur?"

Melihat mimik seriusnya, gue lantas balas bertanya, "Emangnya kenapa?"

"Gila. Hidup gue tiap hari akan kayak gitu? Untuk apa gue hidup, mbak?"

Drama memang.
Tapi waktu dia mengucapkannya, tak ada nada bercanda sama sekali.

Sambil memikirkan jawaban yang tepat, gue berujar, "Nggak dong. Itu kan pilihan adek. Misalnya, adek bisa nanti cari tempat tinggal yang dekat sama tempat kerja kalau adek udah besar. Adek juga bisa memilih pekerjaan yang nggak butuh datang ke kantor setiap hari. Semua itu nantinya akan jadi pilihanmu sendiri."

Adik kecil manggut-manggut, mencoba mencerna kalimat gue.

Setelah Adik kecil tertidur, giliran gue yang dibuat takut.
Membayangkan bahwa akan menghabiskan hidup hanya dengan bekerja, bangun pagi-pulang malam. Makin dibayangkan rasanya makin mengerikan.

Berdasarkan kengerian itu, saat Mama-Papa meminta ijin untuk pergi berdua menghabiskan cuti dengan liburan di luar pulau, gue nggak butuh waktu berpikir untuk mengiyakan.

Meskipun, memang, tinggal di rumah dengan dua remaja laki-laki yang satunya keras kepala dan lainnya tak bisa patuh aturan luar biasa menyebalkannya.

But well, Mam and Pap deserve a great time to spend.
Mam sent a lot of pics, and every time I look at it I'm happy too :)

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting