Minggu, 22 Desember 2013

Tentang Sinta Pertiwi

Ya Tuhan, gue sayang banget sama orang ini..
Namanya Sinta, udah ya udah ngga usah diceritain entar orangnya kesenengan.

...
 
Gue:  "Gue laper nih,"
Sinta: "Ya, gue juga,"
Gue:  "Pingin makan (di rumah makan) padang yang banyaaaak!"
Sinta: "Jangan entar lu kayak sapi."

SAPI!!
:''''''' 

...

Gue:  "Bete ah."
Sinta: "Kenapa?"
Gue:  "Pak bos belum bangun juga, udah dua belas jam belum bangun juga."
Sinta: "Oh."
Gue:  "Gue ditinggal tidur dua belas jam Ta!! dua belas jam!"
Sinta: "Mending mana? Ditinggal tidur dua belas jam tapi dia tidur sendiri atau ditinggal bobok dua jam tapi bobok sama cewek lain?"
Gue:  "...."

MENURUT NGANA?

...

Sinta: "Sabar Ul, kita harus belajar sabar,"
Gue:  "Gue udah sabar dari semester satu! Udah sabar gue!"
Sinta: "Belajar sabar, kita harus terus belajar,"
Gue:  "Iyeeeee,"

...

Kenapa gue sayang Sinta? Let me think..

1. Sinta selalu sabar menghadapi gue PMS, meskipun kadang komentarnya nyebelin.
2. Sinta yang gue lihat pertama kali ikutan nangis waktu gue curhat pas putus,
padahal itu di tempat makan, dan kita diliatin orang.
3. Sinta nggak pernah melakukan konfrontasi ke gue pas gue marah dan malah ngomel-ngomel ke dia, tapi selalu mengingatkan di momen yang lain.
4. Sinta ngerti kejelekan-kejelekan gue dan tetep mau berteman sama gue (kamar berantakan, prokastinator, dan lain-lainnya)
5. Sinta membiarkan gue 'belajar' dengan cara gue. Tapi pas gue jatuh, kepleset, kesandung, dia bakal ada buat dengerin tanpa bilang 'I told you so,'
6. Lemari gue ya lemari sinta, lemari sinta juga lemari gue. Baju, tas, apapun bisa dituker dan dipinjem.
7. Sinta nggak pernah memaksa gue untuk 'memaafkan' which is I'm very bad on it but she always gives tons of example of it.
8. Sinta selalu bersedia nginep di kamar gue pas gue lagi butuh ditemenin.
9. Sinta adalah orang pertama yang gue kabarin kalo gue suka sama orang.
10. Sinta bersedia labrak cowok manapun yang nyakitin gue, tanpa mikir dua kali.
11. Bestfriend? Bitch please, she's like a sister to me..

Gue masih punya banyak alasan untuk sayang sama Sinta.
No, gue nggak berharap kita temenan sampai tua. Kita nggak temenan, kita saudara.

Iya, sesayang itu gue sama Sinta.

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting