Senin, 07 Oktober 2013

Bukan Pemilik TK

Ada salah seorang teman yang berkata bahwa,
Kadangkala kita bisa mengubah persepsi terhadap seseorang bahkan tanpa terjebak dalam pembicaraan panjang. Kemarin gue merasakan hal yang sama.

Beliau adalah seorang teman laki-laki dari Fakultas Ilmu Budaya yang baru gue kenal seminggu, itu pun tanpa pernah mengobrol intens.

Ceritanya, sehari sebelum acara kami membutuhkan meja yang jumlahnya tak sedikit dan beliau bisa dengan cepat mendapatkan pinjaman tanpa biaya dari sebuah TK (taman kanak-kanak) yang katanya milik beliau.

Gue: "Eh, katanya lo punya TK ya?"
Dia : "Oh, bukan punya gue kok."

Sampai di detik ini yang ada di kepala gue adalah, 'paling juga punya orangtuanya.' karena memang gue punya banyak sekali teman yang orang tuanya pemilik instansi ini itu sehingga mendapat kemudahan dalam banyak hal terutama pinjam meminjam properti, hehehe.

Gue: "Trus, punya orang tua lo?"
Dia : "Gini, dulu waktu kecil gue pernah ngaji. Nah, gue ngaji sampe besar di TK itu. Sekarang, saatnya gue membesarkan (aktif mengembangkan) TK itu, Ul."

Tanpa menunggu lebih lama lagi, gue salami tangannya.
"Hebat, sumpah lo hebat banget. Gue bangga sama lo. Lo laki-laki hebat!"

Semesta selalu saja menyelipkan kejutan, ya?
:)

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting