Selasa, 17 September 2013

"Kayaknya dia cowok baik, deh."

Sepengalaman gue, perempuan sangat mudah terlibat dalam satu obrolan. Begitu mendengar beberapa kata kunci yang menarik, biasanya interaksi akan terbentuk begitu saja.

Dalam membaca suasana lingkungan, perempuan juga dipercaya lebih peka.

Kalau berada di sebuah tempat laki-laki lebih memperhatikan detil denah seperti dimana pintu masuk/keluar, dimana kamar mandinya, atau malah dimana mereka bisa ngerokok bebas (buat yang perokok).

Perempuan cenderung membaca situasi emosional, misalnya apakah orang-orang yang ada disana bersemangat, malas, seringnya sih apa ada pejantan yang bisa jadi vitamin mata pas acara mulai membosankan. LOL!
misalnya aja Mas Channing Tatum~
Informasi dari dua paragraf di atas tentu nggak bisa disamaratakan ke semua perempuan dan laki-laki karena kepribadian manusia yang berbeda satu dengan lainnya. Hell no! Kuliah tentang kepribadian harus berhenti di paragraf ini! *Plester Mulut Sendiri*

Sebelum berlanjut, perhatikan percakapan gue dan Lidya berikut ini:
Lid: "Ul, tadi gue liat Kak Fahtir (nama disamarkan)."
Aul: "Kenapa? Ganteng ya?"
Lid: *pokerface* "Baik banget Ul.."
Aul: "Eh?"
Lid: "Tadi gue liat kan, ada dosen yang lagi angkat telpon sambil kesusahan bawa tas dan barang-barang. Trus dia nawarin bantuin. Baik banget kan Ul?"

Iya, baik banget.
Di usia segini gue jarang melihat laki-laki yang menolong dengan tulus dan manis. Tulus maksudnya ya memang tanpa motif, bukannya niat jadiin gebetan atau pacar.

Gue menganggap Fathir tulus juga karena beliau nggak akan melakukan hal-hal seperti itu demi kelancaran mendapat nilai, secara beliau calon cum laude *keprokkeprok*.

Manis artinya menolong dengan pantas.
Datengin, senyum, tawarkan bantuan adalah tiga langkah sederhana yang menurut gue sangat mudah dan cukup manis, kok.
:)

Fathir kayaknya cowok baik deh..
Saat gue berujar ke salah seorang teman, gue mendapat jawaban: "Ah itu sih karena dia ganteng, dia ramah sama semua orang, rela membantu tanpa pamrih."

Berbekal rasa ingin tau dan sedikit sebel, gue nyari literatur soal hal ini.
Dan disini, tertulis bahwa perempuan rata-rata membaca kepribadian orang lain berdasarkan kesan pertama jauh lebih akurat dibandingkan dengan laki-laki.
SO MUCH WINS!!

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting