Kamis, 01 Agustus 2013

Semesta Ajaib

People change, we all change..
Setelah kemarin melakukan dialog dengan Uti, gue makin meresapi makna kalimat tersebut. Kita, baik gue, maupun lo yang lagi baca post ini sebenarnya sudah banyak berubah dari sebelumnya. Biarkan gue sedikit me-review hidup gue beberapa tahun ke belakang.

Gue, 7 tahun lalu.
Anak SMP kebanyakan, bukan yang gaul dan berani pake rok di pinggul. Seragam rapi dari awal masuk sampe pulang, rok di pinggang, nggak pernah lupa pake ikat pinggang. Naksir anak cowok badung. Sekalinya curhat ke orang yang (pada saat itu) gue anggep sebagai sahabat gue, curhatan gue dibocorin. Alesannya simpel, ternyata dia juga naksir si cowok badung. Trus ada cewek lain yang naksir si cowok badung, mereka berdua berkoalisi buat musuhin gue.

Gue, 5 tahun lalu.
Baru masuk SMA, masih mikir kalo SMA sekeren gambaran ftv. Ternyata enggak!
Awal-awal masuk, ngerjain tugas kayak orang kesetanan, sampe lupa makan, dan nggak tidur. Mulai ikut bimbel (bimbingan belajar) dari kelas sepuluh.

Gue, 3 tahun lalu.
Tahun terakhir di SMA. Masih berkutat sama rutinitas belajar, bimbel dari pulang sekolah sampe malem. Nggak cukup kece buat digebet kakak kelas, nggak cukup populer buat dipacarin temen seangkatan. Badan mulai melebar, sering jadi bahan becandaan, gastritis makin parah karena diet ngawur. Bercita-cita masuk Fakultas Kedokteran.

Gue, 2 tahun lalu.
Nggak berani ikut prom night karena nggak merasa cukup cantik dan bisa 'bersaing'.
Ditolak Fakultas Kedokteran, keterima di Fakultas Psikologi. Meninggalkan dua beasiswa universitas swasta keren demi masuk Psikologi.
Mulai masuk kuliah, naksir temen sesama mahasiswa baru, dibikin nangis jejeritan hari terakhir ospek.

Gue, kemarin.
Lagi ngurusin proyek menulis kumpulan cerpen bareng penulis-penulis lain yang secepatnya akan diterbitkan. Kegiatan nggak melulu belajar, nongkrong sana sini meskipun seringnya bareng Uti, Sinta, Lidya, sama Siddhi.
Punya banyak kenalan, banyak temen ngobrol, banyak temen jalan. Berani terima tawaran MC, moderator, atau story teller buat anak-anak. Bicara depan umum enaknya udah kayak makan indomie goreng.

Semesta ajaib, ya?
:)

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting