Senin, 01 Juli 2013

Semesta selalu punya caranya bekerja

Seorang pangeran muda, duduk termenung di balkon istana.

"Berapa pesta dansa lagi yang harus diadakan Yang Mulia?
Perempuan dari negeri mana lagi yang harus diundang untuk datang ke istana?" seorang Patih istana memperhatikan gerak-gerik Sang Pangeran dengan raut cemas.

Tak dihiraukannya ucapan patih istana,
dibiarkan suara dan kecemasan yang mampir di telinganya terbawa semilir.

"Perempuan itu seperti bintang Yang Mulia," ujar Patih mencoba menarik perhatian pangeran muda. "Tak akan pernah terlihat istimewa saat hadir bersamaan,"

Sang Pangeran terusik, menoleh dan menunggu kelanjutan ucapan Sang Patih yang memang dikenal cerdas seantero negeri.

"Dari ribuan bintang yang ada, hanya satu yang dapat menjadikan impian Yang Mulia menjadi nyata. Untuk yang menemukan yang satu, Yang Mulia tak perlu mengundang semuanya."

Sebelum patihnya melanjutkan, Sang Pangeran memotong.
"Kau tentunya tau bahwa menemukan satu di antara seribu adalah kebetulan yang mustahil."

"Kelihatannya memang, Yang Mulia. Namun Yang Mulia melewatkan satu hal, semesta selalu punya caranya bekerja."

2 comments:

ghozian Karami mengatakan...

tulisannya keren keren, suka lah :D http://ghoziankarami.com

Owl | Aulia Fairuz mengatakan...

terimakasih kakaak.. aku pun suka tulisanmu dan sudah lama baca blogmu :)

 

Template by Best Web Hosting