Minggu, 21 April 2013

..is now engaged (in facebook)

Sesuai dengan pendekatan biopsikologi, pada masa remaja bagian otak yang berkembang lebih dulu adalah amygdala yakni bagian yang mengatur perasaan. Bagian lain seperti frontal cortex yang mengatur penalaran/reasoning berkembang lebih lambat.

Maka dari itu banyak remaja melakukan hal-hal yang dinilai oleh orang lain sebagai tindakan bodoh seperti kebut-kebutan, tawuran, sampai hubungan seks pra nikah. Sebenarnya mereka menyukai sensasi-sensai yang mereka rasakan, misalnya tegang/menantang (saat kebut-kebutan di jalan raya/tawuran) atau nyaman (saat berhubungan seks).
Ini gue masa remaja :'D
Beberapa hari lalu waktu gue lagi di kamar Uti dan melihat halaman awal facebooknya, gue liat ada notifikasi pertunangan temennya Uti. Gue spontan bilang, "Temen lo ada yang tunangan? Kok nggak kasi selamat?". Uti jawab, "Ah itu paling ecek-eceknya (pura-pura) aja."

Gue jadi pingin ketawa sendiri, inget dulu jaman SMA ganti-ganti status hubungan di facebook mulai dari single, engaged, married, trus single lagi. Alay emang, iya banget. Hahaha..
ini juga masi remaja :')
Bukan, fokus post-nya bukan di ke-alay-an gue.
Dulu pas SMA, mikir buat lulus-kuliah-kerja-menikah kayaknya gampang banget.
Sekarang mikir buat survive di semester ini dan melanjutkan semester depan rasanyaaaa .... (isi sendiri wahai mahasiswa)

Selain mengambil keputusan dalam bidang akademik,
keputusan dalam level-up sebuah hubungan juga menjadi kesulitan tersendiri.

Mungkin karena frontal cortex dan sudah berfungsi optimal maka kenyamanan dalam berelasi kemudian dibarengi dengan pertimbangan-pertimbangan seperti, "Apakah ini merupakan hubungan yang sehat?", "Bagaimana dengan respon keluarga saya terhadap pasangan begitupun sebaliknya?".

Tidak berhenti disitu, keputusan untuk level-up ke jenjang pertunangan atau bahkan pernikahan tentunya akan diiringi dengan pertanyaan bagaimana memenuhi kebutuhan, membayar anggaran, dan menyiapkan tabungan.
Karena pernikahan tentunya tidak berhenti di pergantian status facebook saja, bukan?

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting