Selasa, 26 Februari 2013

Packaging works!

Kelas Psikometri pagi ini super inspiratif.
Seenggaknya buat gue sih.
No, bukan materinya yang inspiratif.
Since I'm not into numbers and equation, I don't like the subject from the first sight.

Tapi dosennya iya (inspiratif).
Serius deh, entah udah ke berapa kalinya gue sangat amaze sama Mas Urip.
Oh iya, post sebelumnya tentang beliau bisa dilihat disini

Menurut gue, sangat jarang ada orang yang bisa memberikan orang lain nasehat tanpa membuat orang tersebut merasa dinasehati. Contohnya?

XXX: "Kalian kan mahasiswa, sudah sepantasnya belajar. Coba hitung dalam sehari berapa lama kalian belajar, bandingkan sama waktu kalian main-main bla bla bla.."

*Nguap*

Mas Urip: "Jadwal kalian setelah ini apa? Masih ada jeda beberapa jam ya? Kalo saya, daripada saya datang kuliah pagi trus nganggur beberapa jam lebih baik saya kerjakan sesuatu atau baca bahan kuliah lain. Jadi nanti sesampainya di rumah kita terbebas dari tugas, sebenarnya waktu kosong itu berharga kalo kita bisa menggunakannya secara optimal."

Beda kaaan?
Iya kan bedaaaaa?

Sop buntut yang dijual di Hotel Borobudur juga harganya beda sama sop buntut yang dijual pinggir jalan, kan?

Maksud lo apa Owl? Gausah gaya pake analogi deh, bikin orang makin nggak ngerti.
-_____________-"

Maksudnyaaaaaaa, cara kita menyampaikan (brand, packaging) sangat berpengaruh sama penerimaan orang lain terhadap konten pembicaraan kita woy!

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting