Kamis, 10 Januari 2013

Life isn't about pleasing everybody

David Clarence McClelland (1917-1998) menyatakan satu teori yang dikenal sebagai Social Motivation Theory.

Menurut teori ini, manusia memiliki 3 kebutuhan dan tingkah laku manusia dipengaruhi oleh kebutuhan yang paling dominan pada diri yang bersangkutan.

Tiga kebutuhan tersebut adalah:


1. Need for achievement
Kebutuhan untuk berprestasi atau mengerjakan sesuatu yang lebih baik (di atas rata-rata standar orang kebanyakan).

2. Need for affiliation
Kebutuhan untuk membina dan mempertahankan suatu hubungan persahabatan yang akrab serta hangat dengan orang lain.

3. Need for power
Kebutuhan untuk memiliki pengaruh terhadap orang lain (menguasai orang lain) serta mengendalikan lingkungan. 

Karena merasa bahwa gue masuk ke dalam kategori kedua,
maka gue mencoba memastikan dengan mencari ciri-ciri orang dengan kebutuhan affiliasi (need for affiliation) yang tinggi.
"Orang-orang dengan kebutuhan afiliasi yang tinggi mendambakan suatu hubungan antar pribadi yang hangat. Kebutuhan afiliasi adalah hasrat untuk disukai dan diterima baik oleh orang-orang lain"
(Robbins, 1996)

Kalau ada yang nanya kenapa gue tiba-tiba nulis tentang teori ini,
*mulai deh mancing diri sendiri buat curhat*

Jadi sebenarnya tadi sore gue bersama dengan temen gue (sebut saja namanya Bunga) pergi ke kantin buat anterin dia beli somay trus di jalan kita bertemu dengan beberapa kakak tingkat.

Yang gue nggak ngerti adalah kakak-kakak tingkat yang secara tampang agak sangar itu pada sok unyu lucu baik hati banget ke Bunga.

Malah ada satu kakak tingkat yang jutek banget kalo ngobrol sama gue dengan imutnya bilang ke Bunga, "Kok kamu ngga cenyumin aku cih?"
and I was like, "WHAT?"
-____________________-"
HAHA

Buat yang mempersepsikan kalo gue sirik sama Bunga,
enggaaaak gue sama sekali nggak sirik sama Bunga kok.. ;)

Gue malah mencoba mengevaluasi diri gue,
kenapa sih gue?

Perasaan sama kakak tingkat lain gue baik-baik aja,
bahkan banyak kakak tingkat yang baiknya ngelebihin saudara sendiri.

Trus kalo menyinggung soal usaha, gue udah ajakin ngobrol, udah senyum, udah nyapa, tapi responnya ya gitu aja.
Datar kalo nggak mau dibilang jutek.
*tarik nafas*

Lalu satu tweet manis muncul di timeline gue,

and yes, life isn't about pleasing everybody..
:)

*images's source: google and twitter

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting