Selasa, 20 November 2012

Shrek 4 (not a review)

Beberapa hari ini Jatinangor diguyur hujan dari sore sampe malem.
Berhubung badan sedang dalam kondisi yang tidak begitu baik jadi gue mengurung diri saja di dalam selimut sambil mengisi waktu.

Kegiatan yang gue pilih sore tadi adalah menonton (hoooraaaaay..) padahal tugas psikologi perkembangan belum disentuh, tugas untuk membaca buku psikologi kognitif juga belum masuk dalam to do list dalam kepala. Not a good girl? Emang.. LOL


SHREK 4

Iya, si mahluk hijau yang kadang agak bikin kita 'Ewwwwww' pas nonton filmnya ini sudah punya tiga bayi lucu hasil pernikahannya sama princess Fiona (kemana aja gue, itu film udah dua tahun lalu.. -.-)

Ada beberapa hal yang 'ngena' banget di gue pas nonton film ini.

1. Untuk hal yang lebih berharga, perubahan diri mungkin diperlukan.
Shrek in SHREK 4
Sama seperti saat kita ingin mencapai sesuatu, mungkin akan banyak hal yang yang harus kita ubah. Kebiasaan menunda, berkurangnya waktu istirahat, kadar lelah yang lebih tinggi dari hari-hari sebelumnya.
Awalnya kita fokus sama hal-hal baru yang 'berbeda' dan 'tidak menyenangkan' padahal hal-hal yang kita dapatkan sekarang setelah berubah jauh lebih baik dari apa yang kita korbankan untuk mendapatkannya. Remember, your efforts will never betray you.

2. Even to your best friends, trust is something you earned.
Donkey-Shrek-Puss
Kita berharap bahkan di saat dunia ngga percaya sama kita yang namanya sahabat harusnya percaya sama omongan kita.
Kalo selama ini kita mengira bahwa kepercayaan adalah satu bagian yang sudah merupakan paket dari sebuah hubungan (persahabatan atau percintaan), ngga sepenuhnya benar menurut gue.
Kepercayaan bukan pemberian cuma-cuma,
kita harus berusaha untuk mendapatkannya.
Jangan pernah menuntut kepercayaan kalo belum membuktikan bahwa kita memang pantas buat dipercaya *tampar diri sendiri*.

3. Painful past makes you stronger than before.
Princess Fiona
Pernah menyesali 'Kenapa sih kok dulu gue bla bla bla' atau mikir 'Kok dulu hidup gue sedih banget ya perasaan?'.
Iya gue juga kok.
Tapi pernah mikir juga ngga, 'Mungkin kalo dulu ngga kaya gitu, sekarang gue ngga bakal jadi sekuat ini..'
Jadi kalo sekarang merasa sangat capek dengan rutinitas atau merasa hidup sangat jahat dan kejam, jangan lupa kalo kita di masa depan akan jauh lebih kuat dari kita yang hari ini. Kuncinya? Survive!! *tampar diri sendiri (lagi)*

4. Sometimes, happy ending isn't as simply as true love kiss.
Ini salah satu part yang agak mengejutkan di filmnya menurut gue. Setelah banyak konflik bermunculan, gue juga berfikir semuanya akan berakhir dengan satu ciuman ajaib.
Kenyataannya, Shrek dipaksa untuk do his business by his own hand.
Even in fairy tale, true love kiss ngga bisa menyelesaikan semuanya secara instan. *sigh*
Jadi kalimat yang bisa gue ucapkan untuk diri gue sendiri dan siapapun yang membaca post ini, Brace yourself.. 

5. Ugly people can have their happily ever after too.
Yes!! This is my favorite part from Shrek.
It makes Shrek different among the other stories.
Well, I guess I don't have to explain this point huh?
Everyone, no matter how ugly or fool can have their happily ever after!!
Hip hip, hooraaaaay~

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting