Kamis, 22 November 2012

Potong kuku

Kita. Terjebak selama lebih dari dua jam karena hujan lebat.
Kamu duduk di depanku dengan tangan di atas meja.
Aku memicingkan mata, menyadari adanya perubahan.

"Kamu udah potong kuku ya? Sejak terakhir kita ketemu?"

Mendengar pertanyaanku, kamu langsung menarik tanganmu. Mengamatinya sendiri.
"Kamu merhatiin?" tanyamu dengan nada tak menyangka.

Aku mengangguk cepat.
Bukan, kuku-kukumu sama sekali tidak kotor.
Aku hanya menyadari bahwa mereka sedikit memendek, itu saja.

Masih menatapku yang sedang menyeruput es sirup,
kamu meneruskan keherananmu, "Hal sekecil itu?"

"Iya. Hal sekecil itu." jawabku bangga.

Bukannya memuji atau sekedar memberikan aku apresiasi,
kamu malah terus bertanya, "Kenapa?"

"Aku mau kamu tau, aku nggak akan merhatiin apakah cowok lain udah potong kuku atau belum. Aku mau kamu tau, even untuk hal hal kecil yang menurutmu remeh aku tetap akan memberikan perhatianku."

Untuk kalimat sepanjang itu di depanmu.
Jantungku memompa tak menentu, aku berusaha mengatur nafas agar tetap teratur, dan mengenai kupu-kupu dalam perutku....
Kamu tau mereka tak pernah berhenti mengepakkan sayapnya.. :)

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting