Sabtu, 20 Oktober 2012

Perfect partner

Tata pernah bilang ke gue, masa-masa pendekatan dalam sebuah hubungan adalah masa-masa dimana kepalsuan akan banyak diumbar.
Well, meskipun enggak membenarkan hal tersebut tapi sedikit banyak gue setuju sama pendapat (atau pengalaman? hehe) -nya Tata.

Awal sebuah hubungan yang biasanya dipicu oleh ketertarikan pada lawan jenis
biasanya akan dilanjutkan dengan masa 'promosi' guna meyakinkan calon partner soal kualitas kita.

Dalam urusan bisnis, cara berpromosi adalah yang membedakan penjual dan pembual.
Penjual akan menonjolkan sifat-sifat positif yang nyata.
Pembual tentunya akan menunjukkan kelebihan-kelebihan yang semu.

Gue ngga mau banyak menganalogikan hubungan dengan bisnis,
bisa-bisa entar dikira matrealistis..
-_______________________-"

Kembali ke soal hubungan,
gue menemukan tweet bagus yang kebetulan keliatan di TL gue.
Klise, tapi seperti koin yang punya dua sisi menurut gue seperti itu juga kita harus menghargai calon partner kita.

You can't be a perfect partner. You can't find a perfect partner.
Because perfect means you won't need the other half to feel complete.

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting