Sabtu, 15 September 2012

Mencintai seribu tahun

Gue suka banget denger lagu One Thousand Years nya - Christina Perri
Well, sebagai manusia yang tidak bisa memainkan alat musik apapun dan buta nada
gue kebanyakan menyukai sebuah lagu karena liriknya.

Mendengar lagu yang sama berulang-ulang dengan volume lumayan
sering membuat gue kepikiran 'sesuatu' yang bisa dipake buat ngisi blog ini.

Mencintai seribu tahun.

Sebagai single dan perempuan yang teracuni banyak dongeng sejak kecil
gue selalu menginginkan untuk dicintai selamanya,
tak ada jeda, sampai maut memisahkan.

Tapi sebagai mahasiswi psikologi yang sedang bingung memutuskan nantinya mau ambil psikologi klinis atau psikologi perkembangan #curcol,
gue menyadari bahwa mencintai seribu tahun menjadi hal yang mustahil dilakukan.

Alasan simpelnya,
karena belum ada teknologi yang memungkinkan manusia untuk hidup seribu tahun.
Mencinta butuh kehidupan, kan?

Gue rasa ngga perlu seribu tahun untuk mencintai seseorang.
Ekspresikanlah cinta lo saat dia ada saat ini, disini, tak perlu menunggu lagi.
Bersyukurlah karena telah menemukannya di antara sekian juta manusia lain yang hidup di atas bumi.

Mencintai hanya bisa dilakukan sekarang-saat ini,
karena saya menyadari bahwa kamu selalu memiliki kemungkinan untuk meninggalkan saya.

Mencintai hanya bisa dilakukan sekarang-disini,
karena saya dan kamu tak mungkin selalu bersama setiap detik
maka tiap detik saya bersama kamu akan saya gunakan untuk membahagiakan kamu.

Mencintai hanya bisa dilakukan sekarang-tak perlu menunggu,
karena saya bukan Tuhan, kamu bukan Dewa
maka setiap kesempatan yang ada akan kita gunakan untuk saling mengisi dan menjaga.

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting