Rabu, 27 Juni 2012

...

Lelaki itu lalu menguhunuskan pedangnya dengan amarah yang dia rasa tak perlu ditutup-tutupi. Matanya nyalang mencari lawan.


Di belakangnya, seorang wanita dengan hati luka menangis tak terlihat akan segera berhenti.


"Ini bukan soal kamu tak memberiku kesempatan lagi," bisik si lelaki dengan marah.
Hawa di sekitarnya menjadi sepanas matahari, "Ini tentang dia yang melukaimu. Harusnya dia tau, menyakitimu sama saja mengundang murka pedangku.."

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting