Minggu, 27 Mei 2012

Sekilas Talk Show, Are You Indonesian?

Selamat siang peeps,
pagi ini dimulai dengan sarapan sendirian di warung soto dekat kosan.
Semalem niatnya mau ngerjain tugas yang deadline-nya udah lewat (thanks eL, for giving me an excuse) dan nulis soal talk show yang gue, Ute, sama eL a.k.a Lidya datengin tapi harus batal karena migrain tiba-tiba muncul dan memaksa diri untuk istirahat.


Ini video singkat soal talk show-nya,
Ini talk show mengenai kebudayaan pertama yang pernah gue datengin,
dengan judul "Are You Indonesian?"
talk show ini mengangkat soal isu-isu hangat soal budaya dan Indonesia yang kian hari rasanya kian terkikis.


Kak Ratna Sarumpaet hadir sebagai pembicara pertama sekaligus satu-satunya pembicara perempuan yang mampu membuat suasana interaktif dan jauh berbeda dengan suasana perkuliahan (ya iyalah).
Pembicara lainnya ada Pak Remy Silado, Pak Dede Mulyanto, dan Adam Ardisasmita.
Moderatornya engga kalah hebat, Pangeran Siahaan membawakan acara dengan smooth dan membuat semua penonton (termasuk gue) engga mau acaranya selesai secepat itu (empat setengah jam padahal).


Yang menarik perhatian gue adalah Kak Ratna Sarumpaet dan Adam Ardisasmita.
Kenapa?
Karena yang pertama sub-spesiesnya sama kaya gue (perempuan.red) dan yang kedua usianya engga jauh beda sama gue.


Adam Ardisasmita
Ratna Sarumpaet








Kak Ratna Sarumpaet adalah aktivis perempuan yang juga aktif berperan dalam isu-isu kebudayaan (soal beliau bisa di-googling langsung karena gue yakin Indonesia kenal sama beliau). Nggak peduli di televisi atau langsung, gue tetap terkesima dengan cara beliau menyampaikan opini dan aspirasinya. Langsung. Tegas. Tajam. Tak kenal takut.
Beliau menekankan pada kami untuk tak kenal takut dalam menyuarakan yang benar, pada siapapun, dimanapun.


Adam Ardisasmita. First impression gue terhadap dia adalah muda, cerdas, berbeda.
Adam membuat game yang mengenalkan budaya-budaya Indonesia. 
Salah satu game-nya (gamelan player.red) dimainkan oleh 50000 orang dari seluruh dunia.
Gue mengutip kata Adam soal budaya, 
"Budaya itu analoginya sama kaya pacar. Pas udah putus baru kerasa kalo kita kehilangan."


Talk show ini juga membuat gue berkaca dan mem-flash back waktu-waktu gue yang udah lewat. 
Gue perempuan, muda.
Rasanya yang gue lakukan untuk banyak orang masih nol.
Kalo nilai seseorang ditinjau dari manfaatnya terhadap lingkungan sekitar kayaknya nilai gue nol, minus malah.


Hmm,
gue akan improve dan menaikkan nilai gue, soon.
tapi sebelumnya, gue akan memenuhi janji untuk ngumpulin tugas kelompok ke eL dulu.
See ya next post, peeps.
XOXOXOXO

0 comments:

 

Template by Best Web Hosting